Iklan Billboard 970x250

Banner itsm
Unit Reskrim Polsek Bone-bone Tangkap Pelaku Pemerkosaan Anak Dibawa Umur Didesa Rampoang

Iklan 728x90

Unit Reskrim Polsek Bone-bone Tangkap Pelaku Pemerkosaan Anak Dibawa Umur Didesa Rampoang

Wargata.com, Luwu Utara -- Kepolisian Sektor Bone-bone Polres Luwu Utara  menangkap seorang pria bernama Ardi (22) warga desa Rampoang Kecamatan Tanalili kabupaten Luwu Utara, diduga karena melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Sabtu (20/6/2020)

Kapolsek Bone-bone AKP Harold Kaloari 
mengatakan pelaku persetubuhan anak di bawah umur ini sudah kita tangkap di desa rampoang kecamatan tanalili dirumah orang tuanya sekitar pukul,  01.30 Wita, hari Rabu (17/6/202).

Lanjut Harold, menjelaskan, bahwa dugaan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur itu terjadi pada Desember 2019 hingga Januari 2020, berdasarkan laporan orang tua korban Nomor,  LPB/ 35/ VI/ 2020/ SPKT Sek Bone bone,  tanggal 16 Juni 2020, tentang dugaan tindak pidana persetubuhan anak dibawa umur. Kata kapolsek Bone-bone kepada media Wargata.com Sabtu (20/6/2020)

Korban pemerkosaan sebut saja Santi (16) warga desa Karambua Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur, Awalnya pada bulan januari Pelaku menjemput korban dirumahnya dan membawahnya kerumah orang tua pelaku (Ardi) didesa Rampoang Kecamatan Tanalili.

Pelaku menyetubuhi korban sebanyak tiga kali dirumah pelaku, setelah melampiaskan nafsu bejatnya, Pelaku. Ardi mengantar korban, Santi (16) kembali ke desa Karambua, Wotu. "kata AKP Harold Kaloari. 

Setelah menjalani pemeriksaan pelaku. Ardi (22) mengakui perbuatannya dihadapan penyidik,  ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara persetubuhan anak di bawah umur. Walaupun dalam pemeriksaan penyidik tidak menemukan atau mendapatkan alat bukti. Sebab pelaku sudah mengakuinya. 

Pasal yang disangkakan yaitu Pasal 81 ayat (2) Jo Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,"  

"Semoga kasus seperti ini di wilayah hukum Polsek Bone-bone tidak akan terulang lagi, maka dari itu para orang tua diminta agar memperketat pergaulan anaknya apabila di luar rumah," harapnya. (Awhy) 
Baca Juga
SHARE

Warga Terkait

Iklan Tengah Post