Iklan Billboard 970x250

Banner itsm
Polda Papua Bantah Ada Pasukan TPNPB Tembak Mati Satu Anggota Brimob di Intan Jaya

Iklan 728x90

Polda Papua Bantah Ada Pasukan TPNPB Tembak Mati Satu Anggota Brimob di Intan Jaya

Wargata.com, Jayapura - Senin (06/01/20) Kepolisian Daerah Papua membantah terkait pemberitaan tentang Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) telah tembak mati satu anggota pasukan keamanan Indonesia di Kabupaten Intang Jaya dan mayatnya sedang membusuk itu adalah tidak benar atau hoax.

Dalam siaran pers Komnas TPNPB-OPM Per 5 Januari 2020 mengatakan satu anggota brimob yang telah ditembak mati oleh pasukan TPNPB sedang membusuk dan Pemerintah Indonesia tidak evakuasi mayat korban dan ini sangat biadab karena Pemerintah Indonesia tidak bertanggung jawab atas mayat korban anggota Pasukan mereka. Pada hari Sabtu Tanggal 4  January 2020 Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM telah terima laporan yang dikirim langsung oleh Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, dimana dalam laporan itu telah dilampirkan semua bukti-bukti yaitu photos dan Videos, aktifitas perang TPNPB VS Pasukan Kemanan Indonesia di Intan Jaya-Papua. 

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH menegaskan pernyataan yang disampaikan Admin TPNPBNews melalui siaran pers yang beredar di media sosial itu tidak benar / hoax. Aparat keamanan TNI/Polri akan terus melakukan penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata yang terus melakukan kekerasan di Papua khususnya di Daerah Pegunungan baik terhadap masyarakat, TNI dan Polri.

Terkait dengan foto barang-barang berupa identitas serta alat-alat lainnya memang benar merupakan milik anggota, barang-barang tersebut terjatuh pada saat anggota hendak melewati jurang untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten Intan Jaya. Dan untuk anggota yang barang-barangnya terjatuh tersebut saat ini sedang berdinas di Timika.

pada masyarakat untuk cermati di dalam foto tersebut, foto yang terdapat orang yang sedang telungkup (korban) serta dikelililingi oleh Kelompok Kriminal Bersenjata, situasi dan tempatnya berbeda dengan foto barang-barang berupa identitas seorang anggota, dimana foto yang terdapat orang yang sedang telungkup (korban)  tersebut terlihat dibelakangnya nampak di tengah hutan gersang sedangkan pada foto identitas anggota terlihat berada di tempat di padang rumput hijau, ini bukti bahwa foto tersebut kontraversial dengan pernyataan TPNPB.

Kabid Humas juga menghimbau pada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita-berita yang belum tentu kebenarannya, cek dahulu sumber informasi/berita apakah dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, jika menyebarkan berita hoax akan dikenakan sanksi hukum sesuai dengan Undang-Undang ITE.

Sampai saat ini situasi Kamtibmas di Papua dalam keadaan aman dan Kondusif, Polda Papua bersama Kodam XVII Cenderawasih dan Pemerintah daerah terus bersinergi menjaga keamanan di tiap-tiap daerah sehingga warga masyarakat dapat beraktifitas dengan baik dan lancar dan adanya rasa takut.

Aparat keamanan TNI dan Polri akan terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat yang merupakan tugas pokok dalam menjamin keamanan di setiap daerah yang ada di wilayah hukum Polda Papua dan Kodam XVII Cenderawasih. Mari kita dukung program-program Pemerintah dalam membangun Papua kedepan menjadi lebih baik.

(Tim Warga)
Baca Juga
SHARE

Warga Terkait

Iklan Tengah Post